Formasi Pertandingan Untuk Leicester City

Formasi Pertandingan Untuk Leicester City

Senin, 12 Okt 2020

Leicester City F.C. artinya sebuah tim sepak bola Inggris berbasis di Leicester. Leicester Dikenal juga dengan sebutan The Foxes. Klub ini memainkan pertandingan kandangnya di Stadion King Power yang berkapasitas 32.000 penonton.

Mereka bermain di Liga Premier, setelah promosi sebagai juara Football League Championship di 2013-14, kembali ke papan atas sepak bola Inggris setelah satu dekade dan akhirnya menjadi juara di musim 2015-16, atau dua musim setelah promosi.

Leicester dipastikan keluar sebagai juara untuk kali pertama Di Dalam sejarahnya setelah raihan poinnya tak mampu dikejar Arsenal maupun Tottenham di posisi kedua dan ketiga.

Seragam mereka berwarna biru dan celana putih. Klub ini kini berlaga di Liga Utama Inggris Tim ini didirikan tahun 1884, dengan nama klub Leicester Fosse, yang bermain di sebuah lapangan dekat Fosse Road. Mereka pindah ke jalan Filbert pada tahun 1891, dan mulai masuk ke Football League pada tahun 1894 dan mengadopsi nama Leicester City pada tahun 1919. Mereka pindah ke Stadion Walkers pada tahun 2002, yang berganti nama menjadi Stadion King Power setelah perubahan kepemilikan di 2011.

Leicester memenangkan Premier League 2015-16, juara untuk kali pertama Di Dalam sejarah mereka di kompetisi teratas liga inggris. Sebelum ini, capaian prestasi tertinggi yang pernah mereka raih artinya duduk di tempat kedua di Divisi Satu tahun 1928-29. Klub ini total mengoleksi tujuh gelar lapis kedua. (6 Divisi II dan satu Championship), serta satu gelar League One. Mereka juga telah memenangkan Piala Liga tiga kali dan telah Piala FA runner-up empat kali, sebuah rekor tampil di final tanpa memenangkan kompetisi. Pemain andalan mereka seperti Kante, Jamie Vardy, Riyad Mahrez, dan Kasper Schmeichel lah yang berhasil membawa The Foxes mengukir sejarah dengan menjadi juara Liga Inggris untuk pertama kalinya.

 

Pemain :

Per 15 Agustus 2019

Skuat Utama

1.       Kasper Schmeichel

2.       James Justin

3.       Ben Chilwell

4.       Çaglar Söyüncü

5.       Wes Morgan

6.       Jonny Evans

7.       Demarai Gray

8.       Youri Tielemans

9.       Jamie Vardy

10.   James Maddison

11.   Marc Albrighton

12.   Danny Ward

13.   Islam Slimani

14.   Kelechi Iheanacho

15.   Harvey Barnes

16.   Filip Benkovic

17.   Ayoze Perez

18.   Daniel Amartey

19.   Hamza Choudhury

20.   Ricardo Pereira

21.   Matty James

22.   Adrien Silva

23.   Nampalys Mendy

24.   Wilfred Ndidi

25.   Dennis Praet

26.   Fousseni Diabate

27.   Christian Fuchs

28.   Rachid Ghezzal

29.   Eldin Jakupovic

Sedang Dipinjamkan

1.       Andy King


Jadwal Pertandingan Liga Inggris Untuk Pekan Ke-5 



Formasi Yang Sering Dipakai Leicester City

Leicester menggunakan taktik serangan balik dan formasi 4-4-2, tapi tak banyak yang bahkan tak mencoba menaklukkan formasi itu.

Banyak tim yakin bisa mengalahkan Leicester dengan taktik mereka sendiri ketimbang mengantisipasi taktik Leicester.

Ini disebabkan tim modern saat ini beranggapan 4-4-2 artinya taktik kuno, tapi Leicester memperlihatkan dengan sistem yang benar, para pemain bisa memainkannya dengan sempurna.

Kunci utamanya artinya pada tim pelatih dan penyempurnaan pada saat latihan, tapi kecerdasan para pemain sangat penting, terutama ketika mereka harus bertahan ketika kehilangan bola.


Serangan Balik

Leicester tidak terlalu peduli pada penguasaan bola. Rata-rata penguasaan bola mereka hanya 41%, yang terendah di antara tim yang sekarang menghuni 5 posisi teratas klasemen.

Jumlah umpan per pertandingan juga rendah, hanya peringkat kedua terbawah, 336 umpan per pertandingan, dengan akurasi 69% yang merupakan peringkat terendah di liga.

Namun pertahanan mereka baik, tak memainkan bola terlalu lama dan langsung maju ke depan dengan kecepatan pemain-pemain mereka, untuk menghukum tim lawan.

Mereka sering kehilangan bola karena ingin bermain cepat, dengan umpan jauh dari sepertiga lapangan mereka sendiri.

Untuk mengalahkan Leicester, tim lawan perlu bermain bertahan, menumpuk pemain di belakang sehingga tak ada ruang bagi pemain Leicester menggunakan kecepatan mereka.

Leicester bukan satu-satunya tim yang menggunakan taktik serangan balik di Liga Primer. West Ham dan Crystal Palace juga sukses menerapkan taktik ini.


Kekompakan

Namun hanya tim yang berjuluk The Foxes ini yang mampu secara konsisten memainkannya.

Leicester juga tak banyak mengubah susunan pemain, membuat mereka bermain dengan sangat kompak.

Pasangan Danny Simpson dan Riyad Mahrez di sisi kanan mirip dengan duet Gary Neville dan David Beckham di masa kejayaan Manchester United. Keduanya bisa berbagi peran dengan amat baik Di Dalam menyerang dan bertahan.

Manajer Claudio Ranieri menunjuk pemain yang sama Di Dalam lima laga terakhir, dan hanya 21 kali mengubah susunan pemain dari 25 pertandingan - yang terendah di Liga.

Ini membuat tim makin menyatu dan punya saling pengertian yang baik.


Sekarang bisa nonton bola sambil main sportsbook di satu tempat, Tunggu apa lagi, Dengan Deposit 10ribu Rupiah Anda Sudah Dapat Bermain di Agen Bola Online Terpercaya

Untuk anda yang ingin mencoba permainan ini tapi hanya mempunyai modal secukupnya, tidak perlu khawatir. Anda bisa mengunjungi Agen Bola Online Disini.

Dengan Minimal Deposit hanya Rp. 10.000 saja dan terdapat banyak Promo Menarik.

Segera daftarkan diri anda dan raih jackpotnya yang sudah di siapkan untuk semua pemain yang beruntung.




Source: Wikipedia & BBC

Formasi Pertandingan Untuk Juventus

Formasi Pertandingan Untuk Persipura

Formasi Pertandingan Untuk Real Madrid

Formasi Pertandingan Untuk Arema FC

Formasi Pertandingan Untuk Persebaya Surabaya

Send Message