Formasi Pertandingan Untuk Juventus

Formasi Pertandingan Untuk Juventus

Selasa, 13 Okt 2020

Juventus Football Club S.p.A.  (biasa disebut sebagai Juventus dan populer dengan nama Juve ) artinya klub sepak bola profesional asal Italia yang berbasis di Turin, Piemonte. Klub ini didirikan pada tahun 1897 dengan nama Sport Club Juventus oleh sekelompok pelajar muda di kota Turin yang dipimpin oleh Eugenio Canfari dan saudaranya Enrico.

Sejak bulan September 2011, mereka berkandang di Juventus Stadium yang berkapasitas 41.507 tempat duduk. Stadion tersebut dibangun di lokasi yang sama dengan stadion yang mereka gunakan sebelumnya, yaitu Stadion Delle Alpi, yang harus dirobohkan demi membangun Juventus Stadium.

Juventus artinya klub tertua kedua di Italia, setelah Genoa yang didirikan pada tahun 1893. Mereka tampil untuk pertama kalinya di liga divisi teratas Italia pada tahun 1900, setelah berganti nama menjadi Football Club Juventus. Mereka terus berada di kompetisi tertinggi tersebut (yang menggunakan nama Serie A sejak tahun 1929), kecuali pada musim 2006–07.

Pada tanggal 24 Juli 1923, direksi Juventus menunjuk Edoardo Agnelli, anak dari pendiri FIAT, untuk menjadi presiden klub yang baru. Sejak saat itu, Juventus mulai dikelola oleh keluarga Agnelli. Hubungan antara klub sepak bola dan dinasti bisnis tersebut merupakan yang tertua dan terpanjang Di Dalam sejarah olahraga di Italia. Hal tersebut menjadikan Juventus sebagai klub olahraga profesional pertama di negara tersebut, sebelum konsep tersebut menjadi populer. Mereka pun menjadi kekuatan besar di Italia sejak era 1930-an, dan juga di Eropa sejak pertengahan 1970-an. Sejak pertengahan tahun 1990-an, Juventus telah menjadi salah satu dari 10 klub sepak bola terkaya di dunia dari sisi nilai aset, pendapatan, dan keuntungan. Mereka pun telah masuk bursa saham Borsa Italiana sejak tahun 2001.

Seiring berjalannya waktu, Juventus pun menjadi simbol dari budaya Italia. Klub tersebut juga memberikan kontribusi besar untuk tim nasional Italia sejak tahun 1920-an, turut berperan Di Dalam kemenangan Italia pada Piala Dunia 1934, 1982, dan 2006.

Dijuluki Vecchia Signora (“Nyonya Tua”), Juventus artinya klub tersukses di Italia, dan salah satu yang paling sukses di dunia. Mereka telah memenangkan 36 gelar juara liga, 13 gelar Coppa Italia, dan delapan gelar Supercoppa Italiana. Selain itu, mereka juga telah berhasil meraih dua gelar Piala Interkontinental, dua gelar Liga Champions, satu gelar Piala Winners, tiga gelar Piala UEFA, satu gelar Piala Intertoto, dan dua gelar Piala Super Eropa.

Karena prestasi tersebut, Juventus pun memimpin rangking FIGC Di Dalam hal jumlah trofi di tingkat nasional, menempati posisi ke-5 di Eropa, dan ke-11 di dunia.

Juventus merupakan klub dengan jumlah penggemar terbanyak di Italia, dan salah satu yang terbesar di dunia. Berbeda dengan banyak pendukung klub Eropa lainnya yang biasanya terkonsentrasi di sekitar kota asal klub tersebut, penggemar Juventus tersebar di seantero negeri dan di antara para imigran asal Italia yang tinggal di luar negeri. Mereka pun merupakan salah satu pencetus ide untuk membuat European Club Association, yang dulu dikenal dengan nama G-14, yang berisi klub-klub kaya di Eropa.

Di bawah kepemimpinan pelatih Giovanni Trapattoni, sejak tahun 1976 hingga 1986, Juventus berhasil memenangkan 13 gelar, termasuk enam gelar juara liga dan lima gelar internasional. Mereka pun menjadi klub pertama sepanjang sejarah sepak bola Eropa yang menjuarai tiga kompetisi di bawah naungan UEFA: yaitu Liga Champions 1984–1985, Piala Winners 1983–1984 (sekarang telah ditiadakan), dan Piala UEFA 1976–1977.

Berkat keberhasilan mereka menjuarai Piala Super Eropa tahun 1984 dan Piala Interkontinental tahun 1985, Juventus pun menjadi klub pertama yang berhasil memenangkan seluruh gelar juara kompetisi resmi UEFA dan gelar juara dunia. Prestasi ini diperkuat setelah mereka juga berhasil menjuarai Piala Intertoto tahun 1999, di era keemasan berikutnya di bawah arahan Marcello Lippi, membuat mereka menjadi satu-satunya klub profesional Italia yang berhasil meraih seluruh gelar juara yang mungkin mereka raih, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Pada bulan Desember 2000, Juventus menempati posisi ke-7 Di Dalam rangking klub terbaik di dunia versi FIFA. Sembilan tahun kemudian, mereka menempati peringkat ke-2 Di Dalam rangking klub terbaik di Eropa sepanjang abad ke-20 menurut penelitian statistik dari International Federation of Football History & Statistics (IFFHS). Di kedua rangking tersebut, Juventus menempati posisi yang lebih tinggi dibanding klub asal Italia lainnya.

 

Pemain

Tim Utama

Per 22 September 2020

1.       Wojciech Szczesny

2.       Mattia De Sciglio

3.       Giorgio Chiellini

4.       Matthijs de Ligt

5.       Arthur Melo

6.       Sami Khedira

7.       Cristiano Ronaldo

8.       Aaron Ramsey

9.       Alvaro Morata

10.   Paulo Dybala

11.   Douglas Costa

12.   Alex Sandro

13.   Danilo

14.   Weston McKennie

15.   Juan Cuadrado

16.   Luca Pellegrini

17.   Leonardo Bonucci

18.   Daniele Rugani

19.   Adrien Rabiot

20.   Merih Demiral

21.   Rodrigo Bentancur

22.   Carlo Pinsoglio

23.   Federico Bernardeschi

24.   Dejan Kulusevski

25.   Gianluigi Buffon

 

Pemain di Luar Tim Utama

Per 19 September 2020

1.       Gianluca Frabotta

2.       Manolo Portanova

3.       Giacomo Vrioni

4.       Hans Nicolussi Caviglia

 

Pemain yang dipinjamkan

Per 22 September 2020

1.       Edoardo Colombo

2.       Mattia Del Favero

3.       Mattia Perin

4.       Peitro Beruatto

5.       Alessandro Minelli

6.       Claudia Mosogna

7.       Cristian Romero

8.       Nicolo Savona

9.       Nikita Vlasenko

10.   Albian Hajdari

11.   Grigoris Kastanos

12.   Idrissa Toure

13.   Luca Zanimacchia

14.   Nikolai Baden Frederiksen

15.   Matteo Brunori

16.   Mirco Lipari

17.   Marco Olivieri

18.   Marko Pjaca

19.   Joel Ribeiro


Jadwal Liga Italia Untuk Pekan Ke-4


Formasi Pertandingan Juventus

Andrea Pirlo sudah dua pertandingan memimpin skuad Juventus. Baik ketika mengalahkan Novara 5-0 maupun Sampdoria 3-0, Pirlo selalu mengandalkan formasi 3-4-1-2.

Meski begitu, Pirlo mengatakan formasi 3-4-1-2 belum tentu menjadi pola andalannya musim ini. Hal itu mengindikasikan, pelatih 41 tahun itu akan menjajal sejumlah pola lainnya. Berdasarkan skuad yang ada saat ini, pola apa yang bisa dibakukan Pirlo?

Mengasumsikan Alvaro Morata sudah ada di skuad Juventus, Berikut 5 formasi yang bisa diandalkan Pirlo bersama Juventus:


3-4-3

Pola ini hampir tak pernah diperankan Pirlo, baik sebagai pemain maupun pelatih. Namun, skuad Juventus saat ini cukup kompeten untuk memainkan formasi di atas.

Di Dalam pola ini, trio Dejan Kulusevski, Cristiano Ronaldo dan Alvaro Morata akan beroperasi di lini depan. Kemudian, duo gelandang sentral bisa dipercayakan kepada Arthur Melo dan Adrien Rabiot.

Berikut susunan pemain Juventus Di Dalam pola 3-4-3

Szczesny De Ligt, Bonucci, Chiellini Cuadrado, Arthur Melo Adrien Rabiot, Alex Sandro Dejan Kulusevski, Cristiano Ronaldo, Alvaro Morata.


4-3-1-2

Pola ini akrab dengan Pirlo sewaktu aktif sebagai pemain. Pola ini dimainkan Pirlo ketika membela AC Milan arahan Carlo Ancelotti dan Juventus racikan Massimiliano Allegri.

Karena itu, pola yang sama bukan tak mungkin diandalkan Pirlo bersama Juventus. Kebetulan, komposisi pemain Juventus saat ini juga cukup kompeten untuk memainkan pola tersebut.

Berikut susunan pemain Juventus Di Dalam pola 4-3-1-2:

Szczesny Cuadrado, De Ligt, Bonucci, Alex Sandro Arthur Melo, Rodrigo Bentancur, Adrien Rabiot Dybala Cristiano Ronaldo, Alvaro Morata.


3-5-2

Pola ini merupakan penyederhanaan dari formasi 3-4-1-2. Hanya saja, Di Dalam pola ini Pirlo tidak bisa menggunakan playmaker seperti Ramsey maupun Dybala.

Jika pola ini yang dipilih, Pirlo akan memainkan sejumlah gelandang petarung seperti Arthur Melo, Adrien Rabiot dan Rodrigo Bentancur.

Berikut susunan pemain Juventus Di Dalam pola 3-5-2:

Szczesny De Ligt, Bonucci, Chiellini Juan Cuadrado, Alex Sandro, Arthur Melo, Rodrigo Bentancur Adrien Rabiot Cristiano Ronaldo, Alvaro Morata.


4-2-3-1

Bisa dibilang pola ini merupakan yang paling cocok dengan skuad Juventus saat ini. Dengan pola ini, Dybala dan Kulusevski dapat bermain bersamaan.

Nantinya, Dybala akan beroperasi sebagai playmaker. La Joya –julukan Dybala– akan menyokong trio lini depan yang diisi Cristiano Ronaldo, Dejan Kulusevski dan Alvaro Morata.

Berikut susunan pemain Juventus Di Dalam pola 4-2-3-1:

Szczesny Cuadrado, De Ligt, Bonucci, Alex Sandro Arthur Melo, Rodrigo Bentancur Kulusevski, Cristiano Ronaldo, Dybala Alvaro Morata.


4-3-3

Awalnya Pirlo diprediksi mengandalkan formasi 4-3-3. Namun, Di Dalam dua laga awal, Pirlo tidak menurunkan formasi ini sama sekali. Namun, kekurangannya jika pola ini yang dipilih, di antara Paulo Dybala atau Dejan Kulusevski harus duduk di bangku cadangan.

Hal itu karena baik Dejan Kulusevski maupun Dybala sama-sama hanya dapat ditampilkan sebagai winger kanan Di Dalam pola ini.

Berikut susunan pemain Juventus Di Dalam pola 4-3-3:

Szczesny Cuadrado, De Ligt, Bonucci, Alex Sandro Arthur Melo, Rodrigo Bentancur, Aaron Ramsey Kulusevski, Cristiano Ronaldo, Alvaro Morata.


Sekarang bisa nonton bola sambil main sportsbook di satu tempat, Tunggu apa lagi, Dengan Deposit 10ribu Rupiah Anda Sudah Dapat Bermain di Agen Bola Online Terpercaya

Untuk anda yang ingin mencoba permainan ini tapi hanya mempunyai modal secukupnya, tidak perlu khawatir. Anda bisa mengunjungi Agen Bola Online Disini.

Dengan Minimal Deposit hanya Rp. 10.000 saja dan terdapat banyak Promo Menarik.

Segera daftarkan diri anda dan raih jackpotnya yang sudah di siapkan untuk semua pemain yang beruntung.




Source: Wikipedia & okezone

Formasi Pertandingan Untuk Persipura

Formasi Pertandingan Untuk Leicester City

Formasi Pertandingan Untuk Real Madrid

Formasi Pertandingan Untuk Arema FC

Formasi Pertandingan Untuk Persebaya Surabaya

Send Message