Formasi Pertandingan Untuk Persebaya Surabaya

Formasi Pertandingan Untuk Persebaya Surabaya

Selasa, 20 Okt 2020

Persebaya Surabaya yang sempat mengubah namanya menjadi Persebaya 1927, artinya sebuah klub Sepak bola profesional di Indonesia yang berbasis di Surabaya yang berdiri pada 18 Juni 1927 dengan nama asalnya artinya Soerabaiasche Indische Voetbal Bond (SIVB) dan sudah malang melintang di kancah sepak bola Indonesia. Sempat dibekukan oleh PSSI dan disahkan kembali oleh PSSI sebagai anggota di Kongres Tahunan PSSI Bandung pada tanggal 8 Januari 2017.

Persebaya didirikan oleh M. Pamoedji pada 18 Jun 1927. Pada awal berdirinya, Persebaya bernama Soerabaiasche Indische Voetbal Bond (SIVB). Pada saat itu di Surabaya juga ada klub bernama Soerabajasche Voetbal Bond (SVB), bonden (klub) ini berdiri pada tahun 1910 dan pemainnya artinya orang-orang Belanda yang ada di Surabaya.

Pada tanggal 19 April 1930, SIVB bersama dengan VIJ Jakarta, BIVB Bandung (sekarang Persib Bandung), MIVB (sekarang PPSM Magelang), MVB (PSM Madiun), VVB (Persis Solo), PSM (PSIM Yogyakarta) turut membidani kelahiran Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) Di Dalam pertemuan yang diadakan di Societeit Hadiprojo Yogyakarta. SIVB Di Dalam pertemuan tersebut diwakili oleh M. Pamoedji. Setahun kemudian kompetisi tahunan antar kota atau yang disebut kejuaraan nasional perserikatan diselenggarakan. SIVB berhasil masuk final kompetisi perserikatan pada tahun 1938 meski kalah dari VIJ Jakarta.

Ketika Belanda kalah dari Jepang pada 1942, prestasi SIVB yang hampir semua pemainnya artinya pemain pribumi dan sebagian kecil keturunan Tionghoa melejit dan kembali mencapai final sebelum dikalahkan oleh Persis Solo. Akhirnya pada tahun 1943 SIVB berganti nama menjadi Persibaja (Persatuan Sepak Bola Indonesia Soerabaja). Pada era ini Persibaja diketuai oleh Dr. Soewandi. Kala itu, Persibaja berhasil meraih gelar juara pada tahun 1951 dan 1952.

Tahun 1959, nama Persibaja diubah menjadi Persebaya (Persatuan Sepak Bola Surabaya). Pada era perserikatan ini, prestasi Persebaya juga istimewa. Persebaya artinya salah satu raksasa perserikatan selain PSMS Medan, PSM Makassar, Persib Bandung maupun Persija Jakarta. Dua kali Persebaya menjadi kampiun pada tahun 1978 dan 1988, dan lima kali menduduki peringkat kedua pada tahun 1965, 1971, 1973, 1987, dan 1990.

Prestasi gemilang terus terjaga ketika PSSI menyatukan klub Perserikatan dan Galatama Di Dalam kompetisi profesional bertajuk Liga Indonesia sejak 1994. Persebaya merebut gelar juara Liga Indonesia pada tahun 1996-97. Bahkan Persebaya berhasil mencetak sejarah sebagai tim pertama yang dua kali menjadi juara Liga Indonesia ketika pada tahun 2004 Green Force kembali merebut gelar juara. Kendati berpredikat sebagai tim klasik sarat gelar juara, Green Force juga sempat merasakan pahitnya terdegradasi pada tahun 2002 lalu. Pil pahit yang langsung ditebus dengan gelar gelar juara Divisi I dan Divisi Utama pada dua musim selanjutnya.

 

Pemain

1.       Koko Ari

2.       David da Silva

3.       Oktafianus Fernando

4.       Makan Konate

5.       Muhammad Supriadi

6.       Rendi Irwan

7.       Rachmat Irianto

8.       Muhammad Kamaludin

9.       Abu Rizal

10.   Hansamu Yama

11.   Aryn Williams

12.   Mokhamad Syaifuddin

13.   Irfan Jaya

14.   Zulfikar Akhmad

15.   Alwi Slamat

16.   Muhammad Hidayat

17.   Ernando Ari

18.   Arif Satria

19.   Rizky Ridho

20.   Ricky Kambuaya

21.   Bayu Nugroho

22.   Patrich Wanggai

23.   Mahmoud Eid

24.   Hambali Tolib

25.   Rivky Mokodompit

26.   Muhammad Nasir

27.   Zoubairou Garba

28.   Angga Saputra

 



Formasi Pertandingan Persebaya Surabaya

Starting XI Persebaya Surabaya di Liga 1 2020

Formasi: 4-3-3

Kiper: Rivky Mokodompit

Persebaya Surabaya kemungkinan besar bakal mengandalkan kiper barunya di Liga 1 2020, Rivky Mokodompit. Didatangkan dari PSM Makassar, Rivky punya catatan mentereng sedari Liga 1 2017 lalu.

Rivky selalu berhasil mengantarkan PSM Makassar bercokol di urutan tiga besar papan atas Di Dalam dua musim beruntun, yakni Liga 1 2017 dan Liga 1 2018. Penampilan Rivky juga sukses memberikan trofi Piala Indonesia pada 2019 lalu.

Secara statistik, Rivky menurut Transfermarkt sudah tampil Di Dalam 80 laga Liga 1. Hasilnya, Rivky mampu mencatatkan 27 clean sheets dan 87 kali kebobolan.


Bek: Abu Rizal Maulana, Hansamu, Arif Satria, Mokhamad Syaifuddin

Aji Santoso selaku pelatih Persebaya Surabaya, sepertinya bakal memercayakan barisan lini belakangnya kepada empat pemain, yakni Abu Rizal Maulana, Hansamu Yama, Arif Satria, Mokhamad Syaifuddin.

Sosok Aburizal kemungkinan besar akan jadi andalan utama di pos bek sayap kanan. Musim lalu saja, Aburizal bermain reguler menempati posisi itu dengan catatan 22 penampilan.

Kalau posisi bek tengah, Aji Santoso bakal bertumpu pada duet bek lokal, Hansamu dan Arif Satria. Hansamu sejak musim lalu sudah ada di Persebaya, sementara Arif Satria merupakan anak kesayangan Aji Santoso semasa masih membesut Persela Lamongan dulu.

Hansamu yang berlabel bek Timnas Indonesia, rasanya bakal diandalkan sebagai sosok pemimpin di lini belakang. Sementara Arif punya reputasi mentereng, karena pernah dinobatkan sebagai bek tengah dengan jumlah tekel terbanyak di Liga 1 2018.

Posisi bek kiri, Persebaya Surabaya sejatinya belum menemukan pengganti sepadan pasca Ruben Sanadi pergi. Mungkin posisi ini akan diberikan kepada Mokhamad Syaifuddin yang aslinya merupakan seorang bek sayap kanan.


Gelandang: Aryn Williams, Muhammad Hidayat, Makan Konate

Dua asing dan satu lokal, sepertinya akan jadi kombinasi utama yang diterapkan Aji Santoso untuk mengisi lini tengah Persebaya Surabaya. Ketangguhan Muhammad Hidayat Di Dalam merebut bola, bakal didukung oleh kualitas dua legiun asing, Aryn Williams dan Makan Konate.

Muhammad Hidayat fungsinya kemungkinan besar akan bertugas sebagai gelandang jangkar. Musim lalu saja, Hidayat tampil reguler bagi Persebaya dengan catatan 28 penampilan.

Kalau Aryn Williams, tugasnya tampak cocok sebagai gelandang penyeimbang. Sosoknya akan sangat krusial untuk menjaga aliran bola, sekaligus pemutus serangan lawan.

Aryn Williams sendiri musim lalu baru bergabung pada putaran kedua. Hasilnya lumayan, dari 15 penampilan, Aryn Williams mampu menorehkan tiga gol dan dua assists.

Sementara nama terakhir, Makan Konate, mendekati kata pasti akan bertugas untuk menciptakan peluang bagi rekan-rekannya dan juga mencetak gol. Makan Konate memang terkenal akan kualitasnya sebagai gelandang serang yang tajam Di Dalam membobol gawang lawan, dan kreatif menghasilkan assists.

Lihat saja torehan Konate musim lalu saat berkostum Arema FC yang mampu membukukan 16 gol dan 11 assists. Konate pun kala itu berhasil jadi satu-satunya pemain Liga 1 2019 yang mencetak double-double.


Penyerang: Mahmoud Eid, David da Silva, Irfan Jaya

Aji Santoso kemungkinan besar akan kehilangan Osvaldo Haay yang kontraknya habis di 31 Januari 2020 mendatang. Maka dari itu, opsi yang paling mungkin terwujud untuk mengisi lini depan artinya trio Mahmoud Eid, David da Silva, Irfan Jaya.

Mahmoud Eid sejatinya merupakan pemain berposisi sebagai penyerang tengah. Namun karena Persebaya Surabaya sudah memiliki David da Silva, mungkin Mahmoud Eid akan digeser ke posisi lainnya yakni winger kanan.

Kebetulan, menurut Transfermarkt, Mahmoud Eid juga bisa menempati posisi itu. Tinggal dinanti saja apakah Mahmoud Eid bisa menunjukkan kualitasnya sebagai penyerang Timnas Palestina saat berkostum Persebaya Surabaya nanti.

Kalau penyerang tengah, posisinya sudah hampir pasti milik David da Silva. Musim lalu saja, David yang baru masuk di putaran kedua, bisa memproduksi 14 gol dari 17 penampilan.

Ketajaman David tentu sangat diharapkan bisa kembali menemukan tuahnya musim depan. Jika mendapat suplai bola yang enak, bukan mustahil David akan menyabet gelar top skor Liga 1 2020 nanti.

Sementara untuk posisi winger kiri, Aji Santoso mungkin akan memaksakan peran Irfan Jaya. Walau terbiasa menyisir sisi kanan, rasanya kemampuan Irfan Jaya yang sudah berlabel Timnas Indonesia tak akan menemui kesulitan berarti di posisi winger kiri.

Irfan Jaya sendiri musim lalu cukup aktif mencetak gol untuk Persebaya Surabaya.

Kuartet pemain asingnya begitu krusial, Aryn Williams menjaga alur bola, Makan Konate kreativitasnya dituntut menghasilkan banyak gol dan assists, Mahmoud Eid harus bisa membantu produktivitas lini depan di posisi winger, dan Davi da Silva akan selalu jadi ujung tombak utama Persebaya Surabaya.




Sekarang bisa nonton bola sambil main sportsbook di satu tempat, Tunggu apa lagi, Dengan Deposit 10ribu Rupiah Anda Sudah Dapat Bermain di Agen Bola Online Terpercaya

Untuk anda yang ingin mencoba permainan ini tapi hanya mempunyai modal secukupnya, tidak perlu khawatir. Anda bisa mengunjungi Agen Bola Online Disini.

Dengan Minimal Deposit hanya Rp. 10.000 saja dan terdapat banyak Promo Menarik.

Segera daftarkan diri anda dan raih jackpotnya yang sudah di siapkan untuk semua pemain yang beruntung.


Formasi Pertandingan Untuk Juventus

Formasi Pertandingan Untuk Persipura

Formasi Pertandingan Untuk Leicester City

Formasi Pertandingan Untuk Real Madrid

Formasi Pertandingan Untuk Arema FC

Send Message